KAMPAR,- Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah memburuknya kualitas udara akibat kabut asap diwujudkan melalui aksi nyata di Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar.
Koperasi TKBM-SPTI Desa Kasikan bersama Polsek Tapung Hulu, Pemerintah Desa Kasikan, dan Ikatan Pemuda Desa Kasikan (IPDK) menggelar aksi sosial pembagian masker gratis kepada masyarakat dan pengguna jalan.
Kegiatan bertajuk “Peduli Kesehatan Kasikan” tersebut dilaksanakan pada Kamis, 8 Oktober 2026, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai, dengan titik kegiatan di depan Kantor Koperasi SPTI Kasikan.
Masker dibagikan kepada masyarakat umum, khususnya pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas di jalur utama Kasikan. Aksi tersebut menjadi bentuk langkah preventif untuk membantu masyarakat mengurangi paparan langsung terhadap udara yang tercemar asap.
Ketua Pengawas Koperasi TKBM-SPTI, Hj. Syafriyanto, S.H., M.H., bersama Bendahara Hendri Lumban Baru, Kepala Desa Kasikan Alhudri, S.T., serta personel Polsek Tapung Hulu turut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut.

“Kami tidak ingin kepedulian hanya berhenti pada imbauan. Dalam kondisi seperti ini, kita harus bergerak bersama. Masker memang sederhana, tetapi menjadi salah satu bentuk perlindungan yang dapat dilakukan masyarakat ketika harus beraktivitas di luar rumah,” demikian pesan penyelenggara.
Penyelenggara juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan yang tidak mendesak. Bagi warga yang harus bepergian, penggunaan masker dengan benar dinilai penting sebagai langkah perlindungan diri.
Aksi sosial tersebut turut melibatkan jajaran kepengurusan koperasi, di antaranya Ketua Induk Koperasi Sianturi, Kepler Nainggolan, Tulus Roha, dan Hendri.
Kolaborasi antara koperasi, kepolisian, pemerintah desa, dan organisasi kepemudaan ini menunjukkan bahwa persoalan kabut asap bukan hanya menjadi perhatian satu pihak. Perlindungan kesehatan masyarakat membutuhkan kesadaran dan gerakan bersama di tingkat akar rumput.
Melalui aksi tersebut, Koperasi TKBM-SPTI dan seluruh unsur yang terlibat menyerukan semangat “Bersama Kita Peduli, Bersama Kita Sehat.”
Pesan utamanya jelas: ketika kualitas udara memburuk, keselamatan dan kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian bersama.















