PEKANBARU,- Tim gabungan dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau dan Balai Pengelola Tranportasi Darat (BPTD) Riau menjaring sebanyak lima pelanggaran dan memberikan teguran terhadap truk Overdimension Over Loading (ODOL), pada operasi gabungan yang digelar di Jalan Riau Ujung, persisnya di Tugu Celeng, Jumat (6/2).
Untuk lima truk yang terbukti melanggar tersebut, penilangan dilakukan petugas dari BPTD Riau. Sementara, untuk 20 kendaraan diberikan teguran oleh pihak kepolisian.
Dalam Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 ini, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan angkutan yang diduga melanggar ketentuan dengan pengukuran kendaraan, pendataan pelanggaran ODOL, pemeriksaan surat-surat kendaraan dan pengemudi, serta pengecekan kondisi teknis kendaraan seperti rem, lampu, dan ban.
“Petugas juga melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para pengemudi serta memberikan vitamin sebagai bentuk perhatian terhadap keselamatan dan kebugaran sopir di jalan raya,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Jeki Rahmat Mustika, SIK MH.
Jeki menjelaskan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 merupakan rangkaian kegiatan menjelang Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026, yang bertujuan sebagai langkah proaktif dan berkelanjutan untuk menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas, meminimalkan pelanggaran di jalan raya, serta mengantisipasi peredaran kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi pabrikan.
“Terhadap kendaraan yang terindikasi melakukan pelanggaran, petugas memberikan tindakan berupa tilang maupun teguran,” tegas Jeki.
Jeki juga menegaskan, bahwa Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen Polri dalam menciptakan keselamatan dan kenyamanan berlalu lintas bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami mendorong terwujudnya komitmen Indonesia Zero Kendaraan Over Loading dan Over Dimension pada tahun 2027, sekaligus menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas dan mewujudkan Kamseltibcarlantas di Provinsi Riau,” ujarnya.
Operasi ini dipimpin oleh Kasi Tatib Subdit Gakkum Kompol Indra Sakti, SH, didampingi Kasatgas Banops Kompol Nursyafniati, serta melibatkan instansi terkait dari BPTD dan Dinas Perhubungan Provinsi Riau.
(Mediacenter Riau/hb)











