Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Rakernas BEM KSI 2026 Perkuat Konsolidasi Mahasiswa Kristiani untuk Pembangunan Bangsa

9
×

Rakernas BEM KSI 2026 Perkuat Konsolidasi Mahasiswa Kristiani untuk Pembangunan Bangsa

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jakarta — Badan Eksekutif Mahasiswa Kristiani Seluruh Indonesia (BEM KSI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) BEM KSI Tahun 2026 pada 25–26 Januari 2026 di Hotel Mega Proklamasi, Jakarta Pusat. Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi nasional untuk memperkuat peran mahasiswa Kristiani sebagai kekuatan moral, intelektual, dan sosial dalam mendukung pembangunan nasional di era pemerintahan Prabowo–Gibran.

Mengusung tema “Konsolidasi Nasional BEM KSI untuk Gerakan Mahasiswa Kristiani yang Progresif, Kritis, dan Berdampak bagi Bangsa,” Rakernas diikuti oleh Pengurus Pusat BEM KSI, Koordinator Wilayah, serta delegasi Badan Eksekutif Mahasiswa Kristiani dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Koordinator Pusat BEM KSI Charles Gilbert dalam sambutannya menegaskan bahwa Rakernas merupakan forum strategis untuk mengevaluasi kinerja organisasi, merumuskan dan menetapkan program kerja nasional, serta memperkuat sinergi gerakan mahasiswa Kristiani agar lebih terarah dan berkelanjutan. Ia menyampaikan bahwa mahasiswa Kristiani memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan nasional dengan tetap menjaga sikap kritis dan konstruktif.

“BEM KSI mendukung agenda pembangunan nasional yang berorientasi pada keadilan sosial, persatuan bangsa, dan kesejahteraan rakyat, sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial secara objektif dan bermartabat,” ujar Charles.

Rangkaian Rakernas BEM KSI 2026 diawali dengan Seminar Nasional yang menghadirkan dua narasumber dari latar belakang gerakan mahasiswa nasional.

Pemateri pertama, Michael Graceson, Wakil Ketua Bidang Hukum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI), memaparkan materi bertema “Internalisasi Nilai dan Wawasan Kebangsaan sebagai Fondasi Peran Strategis Mahasiswa dalam Pembangunan Nasional.”

Dalam paparannya, Michael Graceson menegaskan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab historis dan moral dalam menjaga arah pembangunan nasional agar tetap berlandaskan nilai kebangsaan.

“Mahasiswa tidak boleh tercerabut dari akar nilai Pancasila. Pembangunan nasional yang kuat harus ditopang oleh karakter kebangsaan yang kokoh, persatuan yang terjaga, serta komitmen terhadap demokrasi dan keadilan sosial,” ujarnya.

Menurut Michael, di tengah tantangan globalisasi dan fragmentasi sosial, mahasiswa dituntut menjadi penjaga nilai, bukan sekadar penonton perubahan. Ia menilai forum Rakernas BEM KSI menjadi ruang strategis untuk memperkuat kesadaran kebangsaan lintas identitas.

“Gerakan mahasiswa harus tetap kritis, tetapi juga konstruktif. Kritik yang lahir dari nilai dan kepedulian terhadap bangsa justru akan memperkuat agenda pembangunan nasional,” tambahnya.

Pemateri kedua, Angga Febrianda, Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Visioner Indonesia (PMVI), menyampaikan materi berjudul “Optimalisasi Peran Intelektual Mahasiswa Berbasis Ilmu Pengetahuan dalam Pembangunan Nasional Berkelanjutan.”

Angga Febrianda menekankan bahwa peran mahasiswa di era saat ini harus bergerak melampaui aksi simbolik dan retorika, menuju kontribusi nyata berbasis ilmu pengetahuan.

“Mahasiswa harus hadir sebagai agen intelektual. Penguasaan riset, inovasi, dan teknologi menjadi kunci agar gerakan mahasiswa mampu memberikan solusi konkret bagi persoalan bangsa,” tegas Angga.

Ia menyampaikan bahwa pembangunan nasional berkelanjutan membutuhkan keterlibatan aktif mahasiswa dalam pengabdian masyarakat dan perumusan gagasan kebijakan publik.

“Dari pemikiran kritis harus lahir solusi. Mahasiswa tidak cukup hanya mengkritik, tetapi juga wajib menawarkan jalan keluar yang aplikatif dan berpihak pada kepentingan rakyat,” pungkasnya.

Melalui Rakernas ini, BEM KSI menegaskan komitmennya untuk membangun gerakan mahasiswa Kristiani yang inklusif, progresif, kritis, dan solutif, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan nasional. Seluruh rangkaian Rakernas diharapkan menghasilkan keputusan strategis dan program kerja yang relevan dengan tantangan bangsa, sekaligus memperkuat peran mahasiswa Kristiani sebagai agen perubahan yang berlandaskan nilai iman, ilmu pengetahuan, dan kebangsaan.

Rakernas BEM KSI 2026 menjadi tonggak penting dalam memperkuat konsolidasi nasional BEM KSI guna menghadirkan gerakan mahasiswa Kristiani yang berdampak nyata bagi gereja, masyarakat, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *